Salam

Assalamu'alaykum... :)

Rabu, 25 April 2012

Sepenggal Do’a Untuk Menghilangkan Kemalasan

sujud1 
Seorang peserta didik suatu hari pernah bertanya, bagaimana cara menghilangkan kemalasan. Sebenarnya kemalasan itu adalah manusiawi, sudah lumrah adanya. Jadi tidak perlu dihilangkan, yang perlu adalah bagaimana kita mengendalikannya. Karena kita memiliki massa, maka kita punya yang namanya kemalasan. Karena sebenarnya massa itu adalah ukuran kelembaman (kemalasan) dari suatu benda. Sekarang yang penting bagi kita adalah bagaimana agar kemalasan itu mempunyai sisi positif. Misalnya kita malas untuk berbuat maksiat, kita malas untuk bermain-main, kita malas untuk membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Nah, bingung? Tapi sudahlah, sementara kita akhiri permainan bahasa yang seperti ini.
Di tulisan ini, saya coba membantu dengan menukilkan sepenggal do’a untuk menghilangkan kemalasan dan turunannya.Mengapa mesti do’a? karena Kita mungkin sudah tahu efek yang dihasilkan oleh kemalasan, kita mungkin sudah mendengar aliran kata-kata bagaimana rupa kemalasan itu, kita barangkali juga membaca buku atau tulisan tentang kemalasan beserta kiat-kiatnya untuk menghindari. Oleh karena kita sudah berusaha menggunakan kiat-kiat tersebut untuk mengenyahkan kemalasan, tapi tetap saja kemalasan itu dengan tenang bersemayam di dalam diri kita maka kita perlu berdo’a. Karena setiap ikhtiar harus dibarengi dengan do’a. Tanpa do’a, maka kemalasan itu akan tetap menggumpal dipikiran kita, menghambat perilaku kita sehari-hari. Karena itu setelah segala ikhtiar kita coba, maka kita harus banyak-banyaklah berdo’a; tentunya agar doa kita terkabul, maka harus rajin-rajin beribadah dan harus mengetahui pula syarat-syarat agar doa kita dikabulkan-Nya.
Jadi apapun masalah yang dihadapi kita, sebenarnya tak akan bisa teratasi kecuali hanya dengan pertolongan-Nya. Maka alangkah bijaknya jika kita yang bermasalah dengan kemalasan memohon pertolongan Allah agar dihindarkan dari sifat malas dan kembali semangat dalam kebaikan.
Nah, bagi yang berminat meninggalkan kemalasan, agar kemalasan tidak berlarut, kita coba berbenah diri dengan cara mengukuhkan ketaqwaan kita kepada-Nya, dengan cara menghapal do’a berikut? Do’a yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada Abu Ummamah :
Doa menghindari kemalasan
Allohumma innii a’uudzubika minal hammi wal hazan wa a’uudzubika minal ’ajzi walkasai,       wa a’uudzubika minal jubni wa bukhli, wa a’uudzu bika min gholabatid-daini wa qohrirrijaal.
“Ya Allah ya Tuhan kami, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada keluh kesah dan dukacita, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas, aku berlindung kepada-Mu daripada sifat pengecut dan kikir, aku berlindung kepada-Mu daripada tekanan hutang dan kezaliman manusia.” (HR Abu Dawud 4/353)
Dalam hadits tersebut ada 8 penyakit jiwa yang sangat berbahaya, sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memohon perlindungan dari Allah swt:
  1. Penyakit suka berkeluh kesah atau merasa susah (hamm) yang dapat menimbulkan rasa sedih (hazan); kita memohon agar Allah memberikan petunjuk (al huda).
    Hidup akan terasa indah jika kita mengisinya dengan rasa syukur, bukan denga keluh kesah. Cuma memang sifat manusia sering suka berkeluh kesah. Jika kita dapat menghindarkan sifat ini; maka nikmat Allah akan senantiasa melimpah. Jika ujian hidup disikapi dengan ratapan keluh kesah, bukannya masalah tambah terang, namun biasanya malah bertambah runyam. Sebaliknya hati akan tenang ketika rasa syukur mampu kita hadirkan dalam perjalanan hidup kita. Sehingga hilanglah rasa sedih. Bukankah Allah SWT telah berjanji akan menambah nikmatNya jika kita bersyukur dan memberi peringatan akan siksaNya yang pedih atas sifat kufur nikmat kita.
  2. Penyakit Lemah(’ajz) yang dapat memicu munculnya penyakit malas (kasal); penyakit ini hanya bisa disembuhkan dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Orang yang lemah terutama lemah dalam kemauan biasanya akan malas dan tidak kreatif dalam menjalani perjuangan hidup. Ia akan mudah dikendalikan oleh nafsu (yang biasanya menyuruh kepada kejelekan). Orang terkendali nafsu akan muncul penyakit malas yaitu malas untuk berbuat kebaikan.
  3. Penyakit Pengecut (jubn) yang dapat menyebabkan penyakit kikir (bukhl); penyakit yang bisa disembuhkan dengan cara memelihara kehormataan dan kemuliaan diri (‘ataf).
    Syetan menakut-nakuti manusia dengan dibayang-bayangi kefakiran supaya seseorang tidak mau infaq, shodaqoh, zakat. “Syetan menjanjikan kefakiran kepadamu dan menyuruh yang jahat, dan Alloh menjanjikan kepadamu pengampunan dan keutamaan dariNya, Alloh itu maha luas rezekinya dan maha mengetahui.” (Al Quran Surah Al Baqarah : (2) : 268). Padahal dengan jelas Alloh menjanjikan kebahagiaan bagi orang yang tidak bakhil.  “Barangsiapa dijaga dari kekikiran dirinya maka mereka itulah orang-orang yang berbahagia.” (QS Al Hasyr : 9)
  4. Penyakit Lilitan utang (ghalabatuddayn) yang menyebabkan tekanan manusia (qahrirrijaal); supaya terhindar dari penyakit ini maka kita harus selalu merasa cukup (ghina) terhadap setiap pemberian Alllah Subhanahu Wa Ta’ala.
Orang-orang yang pasif dan malas, sesungguhnya tidak menyadari bahwa mereka telah kehilangan sebagian dari harga dirinya, yang lebih jauh mengakibatkan kehidupannya menjadi mundur.
Demikian sepenggal doa untuk bisa menghilangkan atau minimal mengurangi rasa malas kita. Dan, semuanya kembali kepada diri kita sendiri karena rasa malas akan terus mengendalikan kita kalau kitanya sendiri tidak memiliki keinginan yang kuat untuk mengendalikannya.

  by rudisisyanto 

Jumat, 20 April 2012

Soal-Soal Mengenai Peradaban Mesopotamia


Soal !
A. Pilihan Ganda 
1.      Bangsa Sumeria membangun beberapa kota kuno yang terkenal, kecuali…. 
a.    Ur  
b.   Ereck 
c.    Kish 
d.   Akkadia
2.      Daerah yang kini menjadi Republik Irak pada zaman dahulu disebut….
a.       Mesopotamia
b.      Summer-Akkad
c.       Hori
d.      Asyiria
3.      Eufrat dan Tigris adalah nama….
a.       Dua sungai besar dimana Mesopotamia berada
b.      Gunung tempat Mesotomia berada
c.       Dua pemukiman rakyat yang ada di Mesopotamia
d.      Kebudayaan terkenal di Mesopotamia
4.      Bangsa-bangsa yang merupakan pendukung Peradaban Mesopotamia adalah…
a.      Sumeria, Akkadia,  Babylonia Lama, Assiyria, Babylonia Baru
b.      Irak, Iran, Akkadia, Assyria
c.       Sumeria, Babylonia Lama, Palestine, Yunani
d.      Babylonia Baru, Sumeria, India,Irak, Iran
5.      Kepercayaan bangsa Sumeria bersifat Polytheisme. Polytheisme adalah….
a.       Percaya akan roh-roh nenek moyang
b.      Percaya akan Tuhan YME
c.       Percaya akan benda-benda kramat
d.      Percaya dan menyembah banyak dewa
6.      Hasil Kebudayaan bangsa Babilonia I adalah Codex Hamurabi, yang merupakan undang-undang yang berisi tentang aturan…
a.       kehidupan yang memperhatikan etika lingkungan dan manusia
b.      kehidupan mengesakan Tuhan
c.       kehidupan rakyat dan peraturan agama
d.      kehidupan bermasyarakat yang baik
7.      Sebagaian besar peradaban Mesopotamia dibentuk oleh bangsa….
a.       Ereck
b.      Sumeria
c.       Kish
d.      Ur
8.      Kebudayaan Mesopotamia yang saat ini merupakan Negara Irak berada di Benua…
a.       Asia Timur
b.      Asia Barat
c.       Asia Utara
d.      Asia Selatan

  9.      http://faculty.maxwell.syr.edu/gaddis/HST210/Sept4/Sargon_of_Akkad.jpgGambar di samping merupakan salah satu hasil peradaban dariwilayah Mesopotamia yang disebut…
a.       Sphinx
b.      Piramida
c.       Sargon of Akkad
d.      Tablet of King
10.  Kerajaan Akkadia dipimpin oleh raja yang bernama….
a.       Usman
b.      Akkad
c.       Sargon
d.      Firaun

A.     Essay !
1.      Jelaskan secara singkat sejarah awal yang menyebabkan lahirnya kebudayaan Mesopotamia!
2.      Sebutkan factor-faktor yang menyebabkan majunya kebudayaan serta peradaban Mesopotamia!
3.      Apa yang anda ketahui mengenai Kerajaan Assyiria dan Kerajaan Babylonia Baru?
4.      Sebutkan bangsa-bangsa/kerajaan-kerajaan yang mendukung kemajuan kebudayaan Mesopotamia!
5.      Sebutkan hasil-hasil dari kebudayaan Mesopotamia!

Kamis, 19 April 2012

Promoo (2)

Ayoo yang mau belajar geografi, atau butuh info seputar pelajaran tersebut,
mangga, di klik nih link di bawah. :D


http://smartgeosmanida.blogspot.com/

Cerpen dan Unsur Intrinsiknya


Luka Oden
Wiwin pArlina


“Satu, dua, tiga.”
Mulut kecil Oden menghitung kepingan logam yang perlahan dimasukannya ke dalam celengan tanah miliknya.
“Tiga ratus!” Oden sumringah, dielusnya sayang celengannya. Kemudian dengan perlahan dimasukannya ke dalam kotak berkas yang dipungutnya di tempat sampah, hati-hati seklai seperti membelai bayi.
Saat Oden menggoyangkan kotak bekas itu, maka suara keping logam yang beradu menjadi sumber suara di dalam gubuk itu, dan bagi Oden suara-suara itu merupakan suara paling indah melebihi suara penyanyi dangdut yang dulu pernah didengarnya.
Detik itu menjadi kegembiraan Oden. Namun detik berikutnya kesenangan itu terganggu, bocah itu merasa ada sesuatu yang jatuh dikepalanya. Diusapnya basah, ini artinya air, hujan!
Oden segera mengambil beberapa kaleng bekas cat yang biasa disusun semacam pyramid, benar-benar kaleng multidungsi!
Dengan cetakan diletakannya kaleng itu pada titik-titik rawan gubuknya. Setelah selesai, Oden duduk diatas tikar tidurnya sambil memperhatikan air yang jatuh ke kaleng, bunyi jatuhnya nyaring mengganggu sekali, mala mini sepertnya ia tidak bisa tidur.
Hujan, sebenarnya Oden benci hujan. Keadaani ni akan membuatnya kelaparan sedikit lebih lama, karena bibinya pasti tidak akan sudi susah-susah menyambanginya saat hujan. Sejak awal Oden sudah diperlakukan berbeda, gubuk yang ditempatinya sengaja dibangun untuk mengatur jarak dengan keluarganya. Masih diingatnya dengan sangat jelas suara-suara yang mengingingkannya dirinya menjauh.
“Anak haram membawa sial, empat puluh rumah dari sini!”
“Anak jadah pembawa petaka”
“Anak jadah pembawa onar”
“Anak jadah…”
“Anak haram..”
“Dosa…”
“Petaka…”
“Sial…”
Entah apalagi yang mereka katakan, karena semakin Oden melangkah pergi, suara-suara itu kian sayup. Bila disuruh memilih, Oden lebih baik dipukul ibunya dan ditendang ayahnya. Setidaknya, artinya bila itu terjadi ia mempunyai orang tua. Oden berjanji tidak seperti malin kundang yang durhakan pada ibunya. Bocah berusia 6 tahun itu mempunyai seribu janji pada Tuhan apabila ia bertemu dengan ibunya. Tapi seribu sayang, tak ada satupun kisah ibunya yang sesuai dengan telinga kecilnya.
Oden layaknya selebritis, terkenal di kalangan ibu-ibu penggosip, namun tak kalah tenar di warung-warung pinggri desa, banyak yang Oden dengar tentang ibunya, versi tentang sejarah kelahiranya pun beragam, kata orang-orang, ibunya itu orang gila yang bunting diperkosa orang mabuk, tapi beredar pula berita bahwa ibunya orang gila yang dijadikan bulan-bulanan oleh preman kampong. Bahkan, ada yang mengatakan laki-laki yang menggagahi ibunya masih anggota keluarga.
Benar-benar beban mental bagi pikiran sederhana anak seusia Oden. Dibesarkan dalam lingkungan di mana orang-orang selalu mencibirnya,, membuat Oden hidup dalam ruang imajinasinya sendiri, benar-benar sendiri. Ini lebih menyakitkan dibanding sakit dan cacatnya tubuh, lebih menyakitkan disbanding perlakuan kasar pada fisik.
Anak itu jijik melihat ibu-ibu penggosip, mereka seperti belatung-belatung yang berpesta di atas bangkai tikus, kotor dan menjijikan!
Hanya satu kabar bagus yang menyentuh gendang telinganya, merembes ke pembuluh darah dekat hati, hangat, meningkatkan adrenalin. Angin segar, ini benar-benar angin segar bagi Oden. Sekarang, ia tahu keberadaan ibunya. Yang sejak itu merindukan buaiannya, merindukan putting susunya.
Inilah impian Oden, Selagalas, tempat yang dianggap tujuan hidupnya, tempat yang dilihat sebagai suatu istana dalam imajinasinya, tujuan dari segala usahanya. Mengingat itu, oden sperti mendengar suara kepingan logam, yang beradu, syahdu dan benar-benar nikmat.
Bila uang dalam celengannya itu sudah cukup ia akan langsung pergi ke tempat impiannya itu, Selagalas.
Tiba-tiba Oden meringis, perutnya merasa melilit, sedangkan hujan di luar semakin deras, Oden tersenyum kecut, suara air yang jatuh ke dalam kaleng juga sudah tidak terlalu nyaring, rupanya kaleng-kaleng itu sudah penuh, air mulai merembes ke lantai tanah dan gubuk Oden becek.
Oden semakin merapatkan tubuhnya, tubuh kurus itu menggigil, Oden menekuk tubuhnya dan sedikit menekan perutnya yang kian sakit, perlahan Oden tertidur, ia mulai lupa akan hujan, lupa, lupa…
Dalam tidurnya Oden tersenyum, sneyum hangat layaknya anak dalam buaian ibu. Ia seperti mendengar nyanyian bidadari, lembut begitu lembut. Ah, … Oden, mimpi. Memang terkadang mimpi itu indah. Tapi, bersiaplah untuk terjaga….
SELESAI



Unsur-Unsur Intrinsik:
Meupakan unsur-unsur yang terdapat di dalam karya sastra.
Tema                                     : Kerasnya Kehidupan
Alur                                      : Maju
Tokoh                                   : Oden, Bibi, Keluarga, Tetangga.
Perwatakan Tokoh                  : Oden :  tegar, pekerja keras, pemimpi. (Protagonis)
                                               Bibi, keluarga, tetangga : Tidak bijaksana, tidak baik. (Antagonis)
Latar                                      : Tempat : Gubuk, pedesaan.
                                               Waktu : Malam hari ketika hujan
                                                Suasana : Dingin, meresahkan, mencekam, memprihatinkan.
Sudut Pandang                        : Orang ketiga
Gaya Bahasa                           : Baku
Amanat                                  :
1.         Seburuk apapun keadaan kita, tetaplah bermimpi, tetaplah berusaha!
2.         Bagaimanapun keadaan orang tua kita, tetaplah berbakti kepada mereka. Karena bagaimanapun juga, mereka tetap orang tua kita.
3.         Tetaplah tegar, tetaplah menjadi positif walaupun tidak ada orang yang mendukungmu!
4.          Jangan berbicara sembarangan, karena bisa jadi apa yang kita bicarakan itu belum benar serta menyakiti perasaan orang lain.
5.          Apa yang anda lakukan sekarang akan berdampak pada kehidupan anak cucu anda nanti. Maka berbuat baiklah!
`                                              

Minggu, 15 April 2012

... RAHASIA/ ETIKA BERDOA AGAR SELALU DIKABULKAN ALLAH ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Etika merupakan sikap yang patut dimiliki dan diejawantahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari. dalam berinteraksi dengan sesama, kita membutuhkan etika. saat menghadiri acara-acara resmi melulu ada etikanya. ketika seorang bawahan menghadap atasan, lagi-lagi dituntut untuk beretika. Dan masih banyak lagi praktek-praktek kehidupan yang etika berperan didalamnya.

Jika dalam berinteraksi antar sesama saja kita membutuhkan etika. Sudah barang tentu saat berinteraksi dengan Tuhan pun ada etikanya. Jika dalam menemui seseorang yg lebih terhormat saja terkadang kita sibuk untuk memikirkan bagaimana cara beretika yang sepatutnya. Bagaimana ketika kita ingin menemui (menghadap) Dzat yang menciptakan orang terhormat tersebut? Pantaskah kita tidak beretika?

Berdoa merupakan salah satu bentuk interaksi manusia dengan Sang Pencipta. Sebab dalam berdoa ada suatu permohonan yang diajukan manusia kepada Tuhan-Nya yang sudah pasti akan melihat, mendengar dan mengabulkan apa yang dimohon oleh hamba-Nya. Allah swt. telah berfirman yang artinya:

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah:186)

ETIKA BERDOA ...

1. Memuji Allah terlebih dahulu ...

Dengan tahmid, takbir, tasbih, membaca asmaul husna atai doa apa saja yang isinya memuji kebesaran dan kemulian Allah.

Disunahkan pula membaca Shalawat sebelum berdoa:

“Setiap do'a akan terhalangi sampai orang tersebut membaca shalawat kepada Nabi.” (HR. Thabarani. Al-Albani menghasankan)

2. Taubat terlebih dahulu ...

Akui semua kesalahan yang pernah kita lakukan, Anjuran ini berdasarkan cerita dalam Al-Qur’an tentang Nabi Yunus as:

"Bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berbuat zalim.” (QS. Al-Anbiya: 90)

3. Rendahkan diri ketika berdoa ...

Padukan hati, akal dan sikap ketika berdoa sambil penuh khusuk, Kerendahan diri bisa kita gambarkan ketika kita memelas meminta sesuatu dengan sangat, Dan hatipun sambil menjerit agar dikabulkan.

Allah Swt berfirman:

“ dan mereka berdo'a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 90)

4. Hadirkan hati ketika berdoa ...

Artinya ketika mulut berdoa, ikutkan hati sambil menyimak apa yang diutarakan mulut. Jangan sampai mulut dan hati tidak singkron. Hati terus dipaksa untuk menjerit dan memelas.

Setiap orang yang berdoa hendaklah menghayati tiap doa-doanya. Dengan rasa ketundukan dan kerendahan hatinya serta penuh harapan dari setiap doanya, pikiran yang jernih serta hatinya benar-benar hadir ketika berdoa.

Allah berfirman :

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada kami.” (QS. Al Anbiya : 90)

Nabi Saw bersabda:

“Berdo'alah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahuilah!, sesungguhnya Allah tidak akan menerima satu do'a dari hati yang lalai lagi lengah.” (Hadist Sahih)

5. Optimisme Dalam Berdoa ...

Orang yang berdoa harus selalu yakin bahwa doanya akan terkabulkan. Dan janganlah berdoa dengan mengatakan:

“Ya Allah ampunilah aku jika Kau menghendaki dan kasihanilah aku jika Kau menghendaki.” Allah swt. ialah Dzat yang selalu mengabulkan permohonan hambanya, sebagaimana dinyatakan dalam beberapa ayat al Qur’an (baca QS. 02:186).

Akan tetapi apa yang kita panjatkan tidak selamanya langsung diberikan atau terkabulkan Oleh-Nya. Bisa jadi ditahan untuk diberikan diakhirat kelak atau bisa juga dijawab dengan penghapusan dosa-dosa sesuai dengan kadar doa kita. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah saw.:

“Tidaklah seorang muslim berdoa kecuali dikabulkannya. Bisa dengan dipercepat pemberiannya di dunia, bisa dijadikan tabungan baginya di akherat dan bisa juga dihapuskan dosa-dosanya setara dengan doanya selama ia tidak berdoa sambil berbuat dosa atau memutuskan silaturahmi atau meminta cepat-cepat dikabulkan.” (HR. At Tirmidzi dari Abu Hurairah)

6. Berdo'alah di setiap kondisi ...

Banyaklah berdoa ketika dalam keadaan nyaman dan bahagia:

"Barangsiapa yang senang dikabulkan permohonannya pada saat kritis dan bahaya maka hendaklah dia memperbanyak do'a saat nyaman.”

7. Berdoalah dengan suara lembut ...

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al A’raf : 55-56)

“dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu"." (QS. Al Israa : 110)

“Berdo'alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.” (QS. Al’Araf: 55)

8. Mengulangi do'a tiga kali ...

Sebab Nabi Saw mengulangi do'anya tiga kali.(HR. Muslim)

9. Menghadap kiblat ...

Seperti diriwayatkan oleh Bukhari bahwa Rasulullah menghadap kiblat ketika berdoa. (HR. Bukhari)

10. Mencari waktu mustajab ketika berdoa ...

Misalnya ketika sujud dalam sholat, di antara adzan dan iqamah, pada hari jum'at, ketika waktu sahur atau sepertiga malam yang merupakan waktu mulia untuk berdoa.

Nabi Saw bersabda:

“Setiap sepertiga malam yang terakhir Allah swt. turun ke langit dunia dan berkata: Siapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Ku-kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku maka akan Ku-berikan. Dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Ku-ampuni.” (HR. Muttafaqun ‘alaih).11. Mengangkat tangan ketika berdo'a ...

Rasulullah Saw bersabda:

"Sesungguhnya Tuhanmu-Yang Maha Suci dan Maha Tinggi bersifat malu dan mulia. Dia malu jika hambaNya mengangkat tangan saat berdo'a lalu menolaknya dengan tangan hampa dan kecewa". (HR. Abu Daud, Al Albani mengatakan sanad nya Hasan)

12. Banyaklah berbakti kepada orang tua ...

Bakti kepada orang tua merupakan salah satu sebab dikabulkannya do'a, sebagaimana diceritakan:

Dalam kisah Uwais Al-Qorni bahwa dia seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya. (HR. Muslim)

Juga kisah Ashabul Kahfi yang tertahan dalam sebuah gua yang lubangnya tersumbat oleh sebuah batu besar. (HR. Bukhari)

13. Memperbanyak ibadah-ibadah sunnah ...Setelah mengerjakan shalat wajib adalah salah satu sebab dikabulkannya do'a. (HR. Bukhari)

14. Memperbanyak amal soleh ...Sebelum berdo'a atau sesudah berdoa, seperti sedekah, membantu kesulitan orang lain dll

15. Berwudhu sebelum berdo'a ...

Sebagaimana dijelaskan di dalam hadits bahwa Nabi Saw setelah selesai perang Hunain:

” Beliau minta air lalu berwudhu, kemudian mengangkat kedua tangannya; dan aku melihat putih kulit ketiak beliau”. (Muttafaq’alaih).

16. Berdoa dengan maksud baik ...

Seseorang yang berdo'a harus baik dan bermanfaat seperti, disebutkan di dalam kisah Nabi Musa as:

"Berkata Musa: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku". Dan mudahkanlah untukku urusanku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Tha ha: 25)

17. Ceritakan keluhan dan kebutuhan ketika berdoa ...

Keluhan dan banyak butuh ini yang diceritakan Qur’an tentang doa para Nabi. Diantaranya keluhan Nabi Ya’qub:

"Ya'qub menjawab: Sesungguhnya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihan dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tidak mengetahuinya.” (QS. Yusuf: 86)

Begitu pula keluhan Nabi Ayyub:

"Dan ingatlah kissah Ayyub, ketika dia meyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua yang Penyayang.” (QS. Al-Anbiya: 83)

18. Berdo'alah untuk diri sendiri terlebih dahulu seperti ....

"Ya Tuhan kami ampunilah kami dan saudara-saudara seiman yang telah mendahului kami. (QS. Al:-Hasyr: 5)

Rasulullah Saw sendiri jika menyebut nama seseorang untuk didoakan, beliau memulainya untuk diri beliau sendiri (Hadist Sahih).

19. Berdo'alah pula untuk yang lain ...

Seperti berdoa untuk orang tua, keluarga, teman, tetangga dan saudara seiman.

Seperti firman Allah Swt:

"Dan mintalah ampunan bagi dosamu dan bagi dosa orang-orang mu'min, laki-laki dan perempuan." (QS. Muhammad: 19)

Rasulullah Saw bersabda:

"Barangsiapa yang memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan maka Allah akan menulis baginya dengan setiap orang yang beriman tersebut kebaikan.” (Hadist Hasan)

20. Jangan bersajak, dan pergunakan kalimat jelas ...

Ibnu Abbas pernah berkata kepada Ikrimah:

“Lihatlah sajak dari do`amu, lalu hindarilah ia, karena sesungguhnya aku memperhatikan Rasulullah Saw dan para shahabatnya tidak melakukan hal tersebut.”(HR. Bukhari)

21. Panggilah nama-nama Allah yang sesuai dengan kondisi si pendoa ...

Misalnya: “ Ya Allah Yang Maha Pengasih kasihilah aku.”

22. Ucapkan amin bagi orang mendengarnya ...

23. Memohon semuanya kepada Allah ...Baik masalah yang kecil sekalipun ataupun masalah yang berat dan besar. Sesungguhnya Allah mencintai orang yang selalu berdoa dan ingat pada-Nya.

“Tidaklah seorang muslim berdoa kecuali dikabulkannya. Bisa dengan dipercepat pemberiannya di dunia, bisa dijadikan tabungan baginya di akherat dan bisa juga dihapuskan dosa-dosanya setara dengan doanya selama ia tidak berdoa sambil berbuat dosa atau memutuskan silaturahmi atau meminta cepat-cepat dikabulkan.” (HR. At Tirmidzi dari Abu Hurairah)

Wallahua’lam bisshawab ...

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ....

Referensi Lainnya : http://kembanganggrek2.blogspot.com/

Kamis, 12 April 2012

Hunting Bule !


Kemarin kemarin tuh, tanggal gatau lupa , dela dan cawan-cawan *baca c dengan k* ada tugas Bahasa Inggris. Tugasnya itu adalah, jeng jeng " Hunting Bule" Hahaha. Yaah, pokoknya intinya kita disuruh cari bule untuk diwawancarailah. Jadi dengan suka cita kita berangkat hunting bule-bule! kemana? Kalo buat yang di Bogor sih ya, kayanya tempat paling strategis buat nyai bule itu di Kebun Raya Bogor deh. mihihi. Jadi, kita berangkaaaaattt *baca ala radit yaa cawan-cwaan... :D
Dan sampailah kita di...
Taraaaa :D
Kebun Raya Bogor
Setelah beberapa saat nunggu temen-temen ngumpul semua, finally, kita se-RT masuk ke KRB...
Di dalem kita langsung muter" doong ya, hati kami seraya berdoa, " Ya Allah, pertemukanlah kami dengan bule yang baik, yang cantik, yang kaya, yang mau nraktir, yang bisa bahasa Indonesia, yang ga buru-buru, yang ga jorok, yang harum, yang ganteng, yang pinter, yang shaleh, yang muda ya Allah", mehehehe, mau nyari bule apa suami sih? ;P
A few minutes later...
We find her ! kita menemukan sebuah, eh sesosok wanita bule yang cantik jelita! Dengan ragu-ragu, kami melangkah maju ke depan! *ingat sama guru bahasa inggrisnya soalnya, jadi ga berani kalo maju ke belakang* ahahha :D
Kalo penasaran kita ngomongin apa aja siih, ntar dela kasih deh yah, questions listnyaa... ini diaa..
Ini daftar pertanyaan untuk umum yaa, bisa buat umur berapa aja, except anak-anak balita ke bawah..:
Ø   hallo, good morning mister & mrs, may i have a few minutes of your time please ?
Ø  Alright, I have a task from my teacher to interview some foreigner/tourist. So could I ask you some questions to complete my task?
Ø  What is your name?
Ø  Where do you come from?
Ø  What is the reason that make you come to Indonesia ? Are you doing some job? Or just taking some holiday in here?
Ø   What do you think about indonesia so far ?
Ø  And about the people in Indonesia?
Ø  So, I want to know more about your country, could you tell me something about your country? Maybe about the best place at your country? Or the best food at there? Or anything else
Ø  What kind of food do you like ?
Ø  What kinda of music do you like?
Ø  What kinda of film do you like? Is it horror? Romantic? Comedy? Adventure?
Ø  What is your hobby?
Ø  Have you an facebook or twitter account?
Ø  Where do you want to go after here?
Ø  Will you come back to Indonesia?
Ø  Okay, wish you enjoy your trip, have a nice holiday or
Ø  Thank you so much of your time, have a nice holiday & nice to meet you
 Untuk bule-bule yang masih sekolah :
Ø  What grade are you now?
Ø  What is the name of your school?
Ø  What is the best subject that you like at your school? Math? English?
Ø  Is there use any uniform at your school? Ex like us, when Thursday we use scout uniform.
Ø  At there, Are you study at the school from Monday until Saturday?
Ø  When you've graduated from school. Where do you want to continue your study?
Ø  What do you want to be, when you finish your study?

4 Questions!


For TRUE SUCCESS..ask YOURSELF these
4 QUESTIONS :
Why..?
Why not..??
Why not me..???
Why not now..!!!!
~Handy Zhou~