Salam

Assalamu'alaykum... :)
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Juni 2013

Contoh Tulisan Jurnalistik

Tulisan ini dela buat waktu ikut kompetisi Junalistik di acara Xpress, Xmud. Xperience yang diadain sama Lombok Post. Alhamdulillah, jadi The Best Journalist. Bahagia luar biasa. :D

Bebas Berekspresi dalam Kompetisi Xpress, Xmud, Xperience
Oleh : Fitri Rosadela

                Kegiatan Xpress, Xmud, Xperience yang diadakan untuk SMP – SMA se-NTB di Gelanggang Pemuda NTB pada tanggal 15-16 Juni 2013 berjalan dengan sangat meriah. Baik peserta maupun audience terlihat sangat antusias.
Acara yang bertujuan untuk menampung kreatifitas para pelajar se-NTB ini sudah empat kali diadakan oleh Lombok Post.  Sebenarnya kegiatan ini merupakan Kompertisi Mading Pelajar terbesar di NTB. Tetapi tidak hanya lomba mading, kagiatan ini  pun ditambah dengan beberapa mata lomba lain yaitu lomba mading, dedare, band, PES, jurnalist , dan photographer.
                Sesuai dengan nama kegiatannya, semua peserta terlihat penuh dengan ekspresi. Baik dalam kostum, make up, hingga penampilan atau karya masing-masing. Seperti salah satu kelompok yang menjadi peserta mading yang berasal dari SMAN 1 Kerara, Lotim yang membuat mading 3D mereka dari sekam padi dengan menggunakan kostum khas Lombok yaitu Lambung yang dipadukan dengan celana pantai. Juwita, salah seorang peserta mading dari SMAN 1 Kerara tersebut mengatakan, “ Kami menggunakna kostum seperti ini agar sesuai dengan tema kegiatan ini, yaitu “Budaya dan Pariwisata”. Baju Lambung kami lambang dari budaya dari suku Sasak dan celana pantai ini melambangkan Pariwisatanya”.
                Tidak hanya peserta, para penonton atau supporter pun tidak kalah hebohnya. Seperti yang terlihat di baris paling depan, terdapat supporter dari SMAN 1 Bayan yang datang dari Lombok Utara membawa alat musik Jidor, khusus untuk mendukung teman-temannya yang sedang berkompetisi. Di baris paling belakang pun duduk seorang Ayah, Ibu dan dua orang anak yang masih kecil, yang ketika ditanya sang Ibu berkata, “iya, Tante datang sekeluarga buat mendukung anak tante dari SMPN 6 Mataram. Dia semangat banget nyiapin lomba madingnya. Dan ternyata acaranya seru”.
Tata panggung yang dipadu dengan lightning warna-warni membuat acara semakin meriah. Apalagi ketika peserta lomba Band dari tiap sekolah tampil di atas panggung, membawakan lagu yang mereka pilih dengan improvisasi masing-masing. Salah satu panitia yang sekaligus menjadi MC yang bernama Ferijoe saat itu mengatakan, “ jika dibandingkan dengan tahun lalu, acara kali ini jauh lebih ramai, lebih seru, lebih keren dan pesertanyapun jauh lebih antusias”.

                Sesuai dengan slogan salah satu sponsor kegiatan ini, yaitu “selangkah lebih maju”,  kegiatan ini pun diharapkan akan mengalami peningkatan dan perubahan menjadi lebih baik di tahun-tahun kedepannya . Begitulah harapan beberapa penonton juga peserta setelah diwawancarai. Lalu Nanda yang merupakan siswa dari SMAN 1 Gerung pun mengatakan,” Inysa Allah saya mau ikut lagi soalnya acaranya asik banget, nambah pengalaman !”

Jumat, 22 Maret 2013

Contoh Fiksimini, Tema Jenuh

Contoh dua fiksimini ini sebenarnya aku ikutkan dalam lomba di salah satu publisher. Tetapi tidak lolos. Daripada mubazir, aku post saja di blog. Semoga berguna. :)
Dibawah bisa kalian lihat sendiri nilaiku dan nilai teman-teman lain yang ikut dalam lomba ini. 


1. [Fiksimini Jumat, 15 Maret 2013]
Intinya mah, Bersyukur

Aku sangat senang liburan panjang sudah dimulai. Pasalnya, belakangan ini aku sudah mulai jenuh dengan rutinitas seperti biasanya. Sekolah, rumah, tempat les. Sekolah, rumah, tempat les. Sekolah, rumah, tempat les. Begitu setiap hari. 
Satu, dua, tiga hari, aku masih sangat menikmati liburanku ini. Bersenang-senang melakukan banyak hal bersama teman-teman, bersantai dirumah, dan pergi ke tempat-tempat wisata. Sampai satu minggu kemudian, aku kembali jenuh. Aneh memang, tapi begitulah kenyataannya. Aku rindu sekolah. Aku rindu belajar. Aku rindu rutinitasku yang terdengar membosankan itu.
Aku menceritakan hal itu kepada mama, lalu sambil tersenyum mama menjawab, “ manusia memang begitu sayang. Sudah dikasi yang satu, mau yang lain. Intinya, kamu harus selalu bersyukur. Lagi sekolah, bersyukur karena kamu bisa belajar, berkumpul dengan teman-teman yang lain. Begitu juga ketika liburan, bersyukur. Karena dengan bersyukur itulah kamu baru akan merasakan kepuasan, kebahagiaan. Dijamin deh enggak akan jenuh lagi“.
Seterusnya, aku mempraktekan nasehat mama itu, bersyukur dalam setiap kondisi dan hari yang ada. Hasilnya? Setiap hari berikutnya menjadi hari-hari terbaik dalam hidupku. 

Fitri Rosadela, telah menjadi kontributor dalam buku antologi yang berjudul “MONI” dan ”SURAT UNTUK INDONESIA”. FB : Fitri Rosadela II ,Email: fitrirosadela@yahoo.com



    2. [Fiksimini Jumat, 15 Maret 2013] Hanya MuakOleh :  Fitri Rosadela II
Aku jenuh. Ingin berontak. Aku jenuh mendengar bahwa mencontek itu tidak boleh. Mencontek itu dosa. Mencontek adalah bibit-bibit koruptor. Aku jenuh mendengar semuanya itu. Nyatanya, hampir di setiap sekolah, yang namanya mencontek itu sudah membudaya. Telah tertanam sedalam-dalam dan sekuat-kuatnya di hampir semua jiwa para pelajar, bahkan anggota masyarakat lainnya.
Sungguh, bahkan jika sekarangpun aku kembali menuliskan sesuatu tentang mencontek. Aku sebenarnya sudah sangat muak. Aku muak jika aku harus kembali mengatakan bahwa jujur itu jauh lebih indah. Aku ingin berteriak mengatakan bahwa masa depan kita akan jauh lebih indah jika kamu penuhi dengan perjuangan-perjuangan yang menakjubkan. Tidak dengan mengambil jalan pintas mencontek, lantas bangga dengan hasil pekerjaan tersebut.
Pernah suatu kali aku mendengar seseorang bertanya kepada temannya, “udah siap ulangan belum?”, lantas dengan entengnya temannya menjawab, “belum. Tenang aja, aku udah nyiapin contekan kok”. Terdengar sepele memang, tetapi memalukan. 
Aku benci, melihat orang-orang yang membiarkan budaya mencontek ini terus ada. Menganggap hal ini adalah sepele. Terus saja biarkan, lakukan! Lalu lihatlah tahun-tahun yang akan datang. Dunia ini akan lebih kacau, dan akan semakin sedikit manusia-manusia yang mengerti arti akan perjuangan, arti kejujuran serta arti tanggung jawab. 

Fitri Rosadela, telah menjadi kontributor dalam buku antologi yang berjudul “MONI” dan ”SURAT UNTUK INDONESIA”. FB : Fitri Rosadela II ,Email: fitrirosadela@yahoo.com



PENGUMUMAN PEMENANG Fiksimini "Jenuh" 15 Maret 2013
Haii sobat E-CA, maaf yah baru posting. Sebelum itu, kami cuman mau bilang kepada peserta “WOW!”, takjub aku liatnya, karena semua naskah bagus-bagus dan bingung mau milih yang mana. Jadi, jangan heran kalau nilainya berkisar 80-an semuanya. Top deh buat peserta :D.
Oke! Kira-kira siapa yah yang menang. Apakah itu kamu? So, cekidott~

1.Tak Jenuh, Aku Melantunkanmu  -  Ibnu Rijab (84,2)
2.Coba Pandang Aku, Bapak!  -  Eni NN (Didiskualifikasi karena kelebihan jumlah kata)
3.Menunggu Kekasih  -  Ilyas Tanbeg (84,7)
4.Aku jenuh!  -  Karunia Sylviany Sambas (83,5)
5.Ruang pembunuh jenuh ku  -  Aurora Limbong (Didiskualifikasi karena kelebihan jumlah kata)
6.Menunggumu  -  Retno Kusumo (81)
7.Anto My Feminine Brother  -  Jeni Moe (Didiskualifikasi karena tidak memakai biodata dan kelebihan jumlah kata)
8.Jenuh itu Salah  -  Silfana NS (80)
9.Bicaralah  -  Leli Erwinda (82)
10.Arjuna  -  Pelantun Langit (83)
11.Jangan menyanyi!  -  Deby Awalya Bonita (Didiskualifikasi karena kelebihan jumlah kata)
12.Jaka dan Zakky  -  Eni NN (83,8)
13.Shopping  -  Lathifah Edib (84,6)
14. Diufuk Penantian  -  Pelantun Langit (83)
15. Jenuh bersamamu  -  Tietha Dewipuspita (81)
16.Dusta  -  Ade Ubaidil (84,3)
17.I Need Colourful Relationship  -  Danny Aisyah Oktafiani (81)
18.KEJENUHAN SELALU MENGHAMPIRI LANGKAHKU  -  Meliana Levina Prasetyo (83)
19.Hanya Sekuntum Goda  -  Nurlaeli Umar (85)
20.Manakala Sebidang Tanah Itu Rumah Kita  -  Rohie (Didiskualifikasi karena kelebihan jumlah kata)
21.Tak punya cerita banyak  -  Khair Khairuddin Lubis (82,8)
22.Resiko Seorang Pemimpin  -  Taufik Akbar (82,9)
23.Jenuh Kian Mengeluh   -  Opik Hidayat (83,2)
24.Nasi Kucing  -  Seribu Hikmah (84)
25.Warna  -  Ayu Safitri (81)
26.Intinya mah, Bersyukur  -  Fitri Rosadela II (83,3)
27.Adik capek Mi….  -  Khayra Firdaus (84,3)
28.JENUH MERANTAI HATI  -  RIKA TRIANA (80)
29.Terampas Jenuh  -  Wawan Setiawan (84,5)
30.Jenuhnya Kehidupan  -  Rizky Oktaviani (83,6)
31.Hanya Muak  -  Fitri Rosadela II (84)
32.Jenuh Menunggumu  -  Oktaviani (81,8)
33.Berhenti Mencintaimu   -  Kiky Aurora (Naskah tidak dinilai)

JADI, Ketiga Pemenangnya Adalah …
  1. Nurlaeli Umar – Hanya Sekuntum Goda
  2. Ilyas Tanbeg  -  Menunggu Kekasih
  3. Lathifah Edib  -  Shopping

Congrats yah buat pemenang. Yang belum menang jangan berkecil hati yah. Dan jangan pernah bosan ikut Fiksimini yah.
Keep spirit for Writing! Thankyou!

Salam Hangat

Penanggung Jawab  -  Andi Nur Afifah & Yuan Yunita

#Hanya beda koma. Sangat menyedihkan. Tapi tidak apa-apa, nanti coba lagi . Semoga yang berikutnya banyak yang lolos aamiin.

Rabu, 20 Maret 2013

Menghitamkan Alis Mata dengan Aplikasi Photoshop

Untuk mengihtamkan alis mata digunakan Tool yang disebut Burn Tool.

Dengan Tool ini, obyek akan menjadi lebih matang atau gelap.
Cara menggunakannya, Klik dan tahan pada gambar alis lalu sapu-sapu secara perlahan, sampai pada gambar alis terlihat lebih gelap atau hitam.

Jumat, 18 Januari 2013

Laporan Biologi : Uji Kandungan Amilum, Protein, dan Glukosa Pada Makanan


Kata Pengantar

          Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang telah memberikan nikmat sehat dan kemudahan sehingga kami dapat menyelesaikan laporan ini dalam waktu yang telah ditetapkan.
          Di dalam laporan ini terdapat hasil dari praktikum uji makanan hingga pembahasan serta kesimpulan yang kami susun dengan sistematis. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan laporan ini.
          Kami mohon maaf apabila di dalam laporan ini masih terdapat banyak kekurangan . Akhir kata kami berharap semoga tulisan ini dapat diterima dan bermanfaat bagi kita semua. 






                                                                                                            Mataram, 16 Januari 2013


                                                                                                            Penyusun
                                                                                                            (Kelompok 8 )



I. Waktu Pengamatan
Hari     : Sabtu, 12 Januari 2012
Waktu : 07.00 sd selesai
II. Latar Belakang
Bahan makanan didalamnya terkandung zat makanan seperti karbohidrat, protein,
lemak, vitamin dan garam mineral.
 Bahan makanan yang kita konsumsi sehari-hari harus mengandung nutrient yang diperlukan tubuh. Karbohidrat, lemak dan protein merupakan nutrient yang dibutuhkan dalam jumlah besar, sedangkan vitamin dan mineral dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Walaupun dibutuhkan sedikit bahan tersebut harus ada dalam menu makanan kita.
Praktikum ini adalah untuk mengetahui kandungan zat nutrient yang terdapat dalam bahan makanan digunakan indicator uji makanan yang biasa dikenal dengan istilah reagen.
III. Tujuan
Membuktikan bahwa suatubahan makanan tertentu mengandung protein, lemak, amilum, dan glukosa.
IV. Alat & Bahan
4.1 Alat
1.      Tabung reaksi sebanyak bahan yang akan diuji beserta raknya
2.      Bunsen, kaki tiga dan perlengkapannya
        
3.     Pipet

7.      Pengaduk / Lidi

8.     Spatula Kimia

9.      Kertas Buram

10.   Gelas Beker

11.    Pelat tetes

12.    Penjepit


      4.2 Bahan
1. Tape
2. Pepaya
3. Ubi
4. Tempe
5. Madu
6. Telur
-  Larutan Lugol 
5. Larutan Biuret 1 dan Larutan Biuret 2
6. Larutan Feling A dan Larutan Fehling B
V. Skema Kerja
1. Uji Amilum
a.       Sediakan pelat tetes dan isilah dengan bahan makanan yang sudah ditumbuk/ dihaluskan.
b.      Setiap lubang dalam pelat tetes ditetesi dengan larutan lugol sebanyak 3-5 tetes.
c.       Aduk hingga tercampur rata dan amatai perubahan warna yang terjadi.
1. Tape
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Lugol 3-5 tetes

    Hitam
2. Pepaya
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Lugol 3-5 tetes

    Tidak Berubah (Oranye)





3. Ubi
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Lugol 3-5 tetes

   Hitam keruh

4. Tempe
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Lugol 3-5 tetes

    Tidak Berubah (Putih)
5. Madu
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Lugol 3-5 tetes

    Hitam

6. Putih Telur
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Lugol 3-5 tetes

    Tidak berubah (bening)


2.      Uji Protein
a.       Sediakan pelat tetes dan isilah dengan bahan-bahan makanan yang sudah ditumbuk/ dihaluskan.
b.      Tetesi sekitar 3-5 tetes larutan biuret  tiap lubang dalam pelat tetes.
c.       Aduk hingga tercampur rata dan amatai perubahan warna yang terjadi.
1. Tape
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Biuret A&B 3-5 tetes

    Tidak Berubah
2. Pepaya
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Biuret A&B 3-5 tetes

    Tidak Berubah (Oranye)

3. Ubi
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Biuret A&B 3-5 tetes

   Ungu




4. Tempe
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Biuret A&B 3-5 tetes

    Ungu
5. Madu
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Biuret A&B 3-5 tetes

    Tidak berubah

6. Putih Telur
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Biuret A&B 3-5 tetes

    Ungu

3.      Uji Glukosa
a.       Sediakan 6 tabung reaksi!
b.      Isilah tabung I dengan tape, tabung II dengan pepaya, tabung III dengan ubi dan tabung IV diiisi dengan tempe, tabung V diisi dengan madu dan tabung VI dengan putih telur.
c.       Masing-masing tabung ditetesi dengan 3-5 tetes larutan fehling A+B / benedict dan kemudian dikocok pelan.
d.      Siapkan pembakar spiritus dan panaskan sampel makanan tersebut satu-persatu hingga mendidih.
e.       Angkat tabung reaksi dan amati perubahan warna yang terjadi


1. Tape
                                                                                         Dimasukan ke tabung reaksi + Air

    Hasil
                                                                                         Fehling A+B lalu dipanaskan

    Merah Bata

2. Pepaya
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Fehling A+B lalu dipanaskan

    Merah Bata

3. Ubi
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Fehling A+B lalu dipanaskan

   Oranye
4. Tempe
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Lugol 3-5 tetes

    Ungu

5. Madu
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Lugol 3-5 tetes

    Oranye

6. Putih Telur
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Lugol 3-5 tetes

    Ungu

4.      Uji Lemak
a.       Sediakan selembar kertas buram, atau kertas lain yang bisa digunakan untuk menguji lemak.
b.      Gosokan sejumlah kecil dari tiap jenis bahan makanan yang akan diuji dengan kertas sampul.
c.       Tandai kertas tadi dan arahkan pada bunsen, amati pada bagian bekas olesan.
d.       Bahan makanan yang mengandung lemak akan menunjukkan adanya bekas olesan yang tembus pandang atau transparan

1. Tape
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Diolesi di atas kertas buram

Tidak Transparan

2. Pepaya
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Diolesi di atas kertas buram


    Tidak Transparan
3. Ubi
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Diolesi di atas kertas buram

   Tidak Transparan

4. Tempe
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Diolesi di atas kertas buram

    Tidak Transparan
5. Madu
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Diolesi di atas kertas buram

    Tidak Transparan

6. Putih Telur
                                                                                         Dihaluskan + air

    Hasil
                                                                                         Diolesi di atas kertas buram

    Tidak Transparan

















VI. Hasil Pengamatan & Analisa
Tabel 1 : Hasil pengamatan uji glukosa, protein dan amilum pada makanan (Tanda + jika ada, - jika tidak ada)
No
Jenis Uji
Bahan Uji
Hasil Pengamatan
Keterangan
Perubahan Warna
Ada(+)/
Tidak(-)
Sebelum
Sesudah
1






2






3
Uji Amilum/ Karbohidrat




Uji Protein






Uji Glukosa

.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

1
2
3
4
5
6

1
2
3
4
5
6


Tape
Pepaya
Ubi
Tempe
Madu
Putih Telur

Tape
Pepaya
Ubi
Tempe
Madu
Putih Telur

Tape
Pepaya
Ubi
Tempe
Madu
Putih Telur

Kuning
Oranye
Putih
Putih kecoklatan
Coklat muda
Bening

Kuning
Oranye
Putih
Putih kecoklatan
Coklat muda
Bening

Kuning
Oranye
Putih
Putih kecoklatan
Coklat muda
Bening
Hitam
Tetap/Oranye
Hitam
Orange
Hitam
Bening

Hijau
Oranye
Ungu
Ungu
coklat
Ungu

Merah bata
Merah bata
Oranye
Ungu
Oranye
Ungu
+
-
+
-
+
-

-
-
+
+
-
+

+
+
+
-
+
-
Makanan yang warnanya berubah menjadi hitam setelah ditetesi lugol, berarti mengandung amilum.

Makanan yang warnanya berubah menjadi ungu setelah ditetese biuret berarti mengandung protein.


Makanan yang warnanya berubah menjadi oranye atau merah bata berarti mengandung glukosa.


Tabel 2 : Hasil pengamatan uji lemak pada makanan
No
Jenis Uji
Bahan Uji
Hasil Pengamatan
Keterangan
Kertas
(Transparan/Tidak)
Ada(+)/Tidak(-)
1
Uji Lemak
1
2
3
4
5
6
Tape
Pepaya
Ubi
Tempe
Madu
Putih Telur
Tidak transparan
Tidak transparan
Tidak transparan
Tidak transparan
Tidak transparan
Tidak transparan
-
-
-
-
-
-
Kertas yang transparan sebagai indikator bahwa makanan tersebut mengandung lemak.
Analisis data                      :
           
Dari hasil praktikum tersebut diketahui bahwa ,
1. Uji Amilum dengan Lugol

è Tape : sebelumnya berwarna kuning setelah ditetesi lugol berubah menjadi hitam, menunjukan adanya kandungan amilum/karbohidrat di dalamnya.
è Pepaya : sebelumnya berwarna kuning setelah ditetesi lugol warnanya tidak berubah/tetap berwarna oranye menunjukan tidak adanya kandungan amilum/karbohidrat di dalamnya.
è Ubi : sebelumnya berwarna putih setelah ditetesi lugol berubah menjadi hitam, menunjukan adanya kandungan amilum/karbohidrat di dalamnya.
è Tempe : sebelumnya berwarna putih kecokletan setelah ditetesi lugol berubah menjadi oranye, menunjukan tidak adanya kandungan amilum/karbohidrat di dalamnya.
è Madu : sebelumnya berwarna coklat muda setelah ditetesi lugol berubah menjadi hitam, menunjukan adanya kandungan amilum/karbohidrat di dalamnya.
è Putih Telur : sebelumnya berwarna bening setelah ditetesi lugol warnanya tidak berubah/tetap, menunjukan tidak adanya kandungan amilum/karbohidrat di dalamnya.
2. Uji Protein dengan Biuret

è Tape : sebelumnya berwarna kuning setelah ditetesi biuret A+B warnanya berubah menjadi hijau, menunjukan tidak adanya kandungan protein di dalamnya.
è Pepaya : sebelumnya berwarna oranye setelah ditetesi biuret A+B warnanya tidak berubah/tetap berwarna oranye menunjukan tidak adanya kandungan protein di dalamnya.
è Ubi : sebelumnya berwarna putih setelah ditetesi biuret A+B berubah menjadi ungu, menunjukan adanya kandungan protein di dalamnya.
è Tempe : sebelumnya berwarna putih kecokletan setelah ditetesi biuret A+B berubah menjadi ungu, menunjukan adanya kandungan protein di dalamnya.
è Madu : sebelumnya berwarna coklat muda setelah ditetesi biuret A+B  warnanya tidak berubah/tetap, menunjukan tidak adanya kandungan protein di dalamnya.
è Putih Telur : sebelumnya berwarna bening setelah ditetesi biuret A+B  warnanya berubah menjadi ungu, menunjukan adanya kandungan protein di dalamnya.
3. Uji Glukosa dengan Fehling A/B (Benedict)

è Tape : sebelumnya berwarna kuning setelah ditetesi Fehling A+B berubah menjadi merah bata, menunjukan adanya kandungan glukosa di dalamnya.
è Pepaya : sebelumnya berwarna oranye setelah ditetesi Fehling A+B warnanya berubah menjadi merah bata, menunjukan adanya kandungan glukosa  di dalamnya.
è Ubi : sebelumnya berwarna putih setelah ditetesi Fehling A+B berubah menjadi oranye, menunjukan adanya kandungan glukosa di dalamnya.
è Tempe : sebelumnya berwarna putih kecokletan setelah ditetesi Fehling A+B berubah menjadi ungu, menunjukan tidak adanya kandungan glukosa di dalamnya.
è Madu : sebelumnya berwarna coklat muda setelah ditetesi Fehling A+B berubah menjadi oranye, menunjukan adanya glukosa di dalamnya.
è Putih Telur : sebelumnya berwarna bening setelah ditetesi Fehling A+B warnanya berubah menjadi ungu, menunjukan tidak adanya kandungan glukosa di dalamnya.
4. Uji Lemak dengan Kertas Buram

è Tape : setelah dioleskan di kertas buram dan kemudian dikeringkan, kertas buram tersebut tidak transparan. Itu berarti tape tidak mengandung lemak.
è Pepaya : setelah dioleskan di kertas buram dan kemudian dikeringkan, kertas buram tersebut tidak transparan. Itu berarti pepaya tidak mengandung lemak.
è Ubi : setelah dioleskan di kertas buram dan kemudian dikeringkan, kertas buram tersebut tidak transparan. Itu berarti ubi tidak mengandung lemak.
è Tempe : setelah dioleskan di kertas buram dan kemudian dikeringkan, kertas buram tersebut tidak transparan. Itu berarti tempe tidak mengandung lemak.
è Madu : setelah dioleskan di kertas buram dan kemudian dikeringkan, kertas buram tersebut tidak transparan. Itu berarti madu  tidak mengandung lemak.
è Putih Telur : setelah dioleskan di kertas buram dan kemudian dikeringkan, kertas buram tersebut tidak transparan. Itu berarti putih telur tidak mengandung lemak.
VII. Pembahasan
Pada kegiatan praktikum ini kita menggunakan reagen yang digunakan untuk mengetahui kandungan makanan, antara lain :
Lugol digunakan untuk menguji apakah suatu makanan mengandung karbohidrat(amilum) atau tidak. Bila makanan yang kita tetesi lugol menghitam, maka makanan tersebut mengandung karbohidrat. Semakin hitam berarti makanan tersebut banyak kandungan karbohidratnya.
Biuret adalah reagen yang digunakan untuk menguji kandungan protein. Bila bahan makanan itu mengandung protein maka setelah bereaksi dengan biuret akan menghasilkan warna ungu/ warna lembayung. Hal itu terjadi karena ada ikatan protein dengan biuret yang menghasilkan dasar reaksi sebagau berikut :
kompleks koordinasi antara Cu 2+ dgn gugus -C=O dan NH ikatan peptida dalam larutan alkalis, akan membentuk warna lembayung.
Benedict adalah reagen yang digunakan untuk menguji kandungan glokusa pada bahan makanan jika hasil reaksi tersebut menghasilkan warna merah bata. Hal itu terjadiKetika reagen benedict dicampurkan dan dipanaskan dengan glukosa, di mana glukosa memilikielektron untuk diberikan, tembaga(salah satu kandungan di reagen benedict) akan menerimaelektron tersebut dan mengalami reduksi sehingga terjadilah perubahan warna. Selama proses ini CU2+ tereduksi menjadi CU+. Ketika Cu  mengalami reduksi, glukosa memberikan salah satuelektronnya dan dioksidasi. Karena glukosa mampu mereduksi Cu pada benedict, maka glukosadisebut sebagai gula pereduksi. Dan menghasilkan warna merah bata atau oranye.
          Kertas buram adalah bahan penguji pada kandungan lemak. Karena kertas buram mudah menyerap air/minyak jadi sangat cocok untuk pengujian ini. Pada pengujian lemak ini makanan yang sudah di tumbuk di oleskan pada kertas buram setelah itu dikeringkan. Jika kertas buram tersebut menjadi transparan, maka itu menunjukan bahwa bahan makanan tersebut mengandung lemak.

            Dari hasil analisis data di atas, kita dapat mengetahui bahwa tape mengandung amilum dan glukosa. Hal ini dikuatkan oleh Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) pada bulan Juli 2003, Berdasarkan hasil penelitian tersebut dalam 100 g tape singkong memiliki kandungan gizi yaitu 34,6% karbohidrat(amilum) , 6,75% protein, dan 0,5% lemak .
Adapun  pepaya mengandung glukosa . Hal itu diperkuat oleh pernyataan VN Villegas dalam tulisannya yang dimuat Sumber Daya Nabati Asia Tenggara 2 bahwa kandungan gula utama pepaya adalah sukrosa (48,3 persen), glukosa (29,8 persen), dan fruktosa (21,9 persen).
Ubi mengandung amilum, protein dan glukosa. Berbagai sumber menyatakan bahwa Kandungan gizi yang dimiliki ubi jalar sangat melimpah, antara lain karohidrat, protein, vitamin, dan berbagai mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.
Tempe ketika dicapur dengan larutan biuret A&B berubah dari warna putih kecokletan menjadi ungu yang menunjukan adanya protein. Ditemukan di banyak sumber bahwa, tempe merupakan sumber protein nabati. Mengandung serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi. Kandungan antibiotika dan antioksidan di dalamnya dapat menyembuhkan infeksi serta mencegah penyakit degeneratif. Dalam 100 gram tempe mengandung 201 kkal energi, 20,8 g protein, 8,8 g lemak, 13,5 g karbohidrat dan 1,4 g serat.
Sesuai dengan hasil analisa di atas, bahwa madu mengandung amilum dan glukosa. Adapun kandungan madu menurut USDA Nutrient database madu mengandung nilai gizi madu per 100 g: Gula 82.12 g, Serat 0.2 g, Energi 304 kcal, Karbohidrat 82.4 g, Lemak 0 g, Protein 0.3 g, Asam Pantotenat (Vit. B5) 0.068 mg (1%), Vitamin B60.024 mg (2%), 
Putih telur yang dari hasil praktikum tersebut menunujukan adanya kandungan protein yang diperkuat oleh banyak sumber yang menyatakan bahwa  putih telur baik bagi otot karena kandungan lemak dan kolesterolnya tidak ada sedangkan kandungan proteinnya sangat tinggi. Menurut Self Nutrition Data pula disebutkan bahwa lebih dari separuh kandungan protein pada telur (6 gr), ada pada putih telur.




VIII. Kesimpulan
Pada percobaan yang telah dilakukan diketahui bahwa uji glukosa, karbohidrat, protein,dan lemak. Mempunyai indicator yang berbeda-beda seperti berikut :
1. Pada uji glukosa, larutan yang telah ditetesi oleh fehling A&B akan berubah menjadi merah bata setelah dipanaskan. Dalam praktikum kali ini  contoh sampel makanan yang mengandung glukosa adalah tape, pepaya, ubi dan madu.
2. Pada uji karbohidrat, larutan yang telah ditetesi oleh lugol maka larutan tersebut akan berwarna ungu. Dalam praktikum kali ini contoh sampel makanan yang mengandung karbohidrat adalah ubi, tape dan madu.
3. Pada uji Protein, apabila larutan telah ditetesi oleh larutan biuret A&B, maka larutan itu akan berubah menjadi berwarna ungu. . Dalam praktikum kali ini contoh sampel makanan yang mengandung protein adalah ubi, tempe dan putih telur.
4. Pada uji Lemak, ketika larutan di teteskan pada kertas minyak maka larutan tersebut akan tembus (transparan). Dari sampel-sampel makanan dalam praktikum kali ini tidak ada yang mengandung lemak.
Dari hasil diatas, diketahui bahwa setiap pengujian diketahui mempunyai indikator masing-masing tergantung pengujian yang kita lakukan. Apakah pengujian Glukosa, Karbohidrat, Lemak, maupun Protein






DAFTAR PUSTAKA